
Dukung Swasembada Pangan Nasional, BSIP SDLP Lakukan SID untuk Oplah 2025
Dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional, Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Sumber Daya Lahan Pertanian (BSIP SDLP) bersama Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian melaksanakan Survei, Investigasi, dan Desain (SID) guna optimalisasi lahan rawa pada tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 15–24 Desember 2024 di sejumlah provinsi, termasuk Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Aceh, Riau, Kalimantan Utara, Lampung, dan Sumatera Utara.
Pelaksanaan SID melibatkan tim dari berbagai unit BSIP, seperti BSIP Agroklimat dan Hidrologi Pertanian, BSIP Rawa, serta BSIP Tanah dan Pupuk. Tim ini bekerja sama dengan BSIP Provinsi, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Balai Teknik Rawa (BTR), Dinas Pertanian, Dinas PUPR, penyuluh, dan petani setempat. Kepala BSIP SDLP, Asdianto, S.P., M.T., menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung keberhasilan program optimalisasi lahan rawa ini.
Lahan rawa dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian, khususnya komoditas padi. Namun, berbagai tantangan teknis dan lingkungan, terutama dalam pengelolaan air, menjadi kendala utama dalam pemanfaatannya. Oleh karena itu, kegiatan SID ini diharapkan menjadi solusi strategis yang mampu meningkatkan produktivitas lahan rawa sekaligus mendorong pertanian yang berkelanjutan.
Berbagai kegiatan dilakukan dalam program SID ini, termasuk inventarisasi sarana dan prasarana irigasi pertanian, pengukuran topografi lahan dan badan air, pengambilan foto udara, serta pengumpulan data sekunder. Data yang dikumpulkan meliputi informasi mengenai kelompok tani (gapoktan), pola penggunaan lahan, indeks pertanaman, hingga demografi desa. Analisis komprehensif berbasis data ini akan menjadi dasar untuk menyusun perencanaan optimalisasi lahan rawa guna mendukung target swasembada pangan nasional. (MM/MAS)